Tampilkan postingan dengan label ditemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ditemukan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2014

Crop Circle Ditemukan di Kedalaman 25 Meter Dasar Laut

Sebuah pola melingkar unik seperti "Crop Circle" ditemukan di laut Amami Oshima, selatan Jepang. Seorang fotografer lepas senior, Yoji Ookata, yang telah mendokumentasikan kehidupan bawah laut sejak 50 tahun lalu, mengatakan ini luar biasa.

Menurut Ookata, crop circle ini ditemukan di kedalaman 25 meter di dasar laut. Lingkaran ini berdiameter dua meter dan membentuk pola-pola yang sistematis.

Siapa yang menciptakannya? Ookata lalu meminta koleganya di stasiun televisi nasional jepang, NHK, untuk menginvestigasi.


Mereka kembali menyelam ke dasar laut untuk mendokumentasikan hal ajaib yang diklaim baru ditemukan pertama kali itu.

Saat tiba di lokasi crop circle itu, Ookata dan tim terkejut mengetahui lingkaran terpola itu diciptakan oleh seekor ikan gembung (pufferfish). "Lingkaran itu digambar dengan siripnya," ujarnya.


Menurutnya, sang ikan membutuhkan waktu beberapa hari untuk menyelesaikan karya tersebut. Tujuan pembuatan karya ini rupanya untuk memikat ikan gembung betina. Setelah itu mereka berkembang biak, crop circle itu jadi tempat bersarangnya telur-telur mereka.

"Semakin tinggi dan rumit pola gundukan lingkaran itu, betina semakin tertarik," ujarnya.


Penemuan ini mengusik permukaan ilmu tentang laut. Di planet biru yang komposisinya 70 persen dipenuhi air ini, eksplorasi ilmu tentang laut diperkirakan baru mencapai lima persennya saja. 
 
 
sumber
Read More..

Sabtu, 30 November 2013

Ditemukan Kota Kuno Terbesar China

Ditemukan Kota Kuno Terbesar China

- Para arkeolog mengatakan telah menemukan reruntuhan kota kuno seluas 4 kilometer persegi di Barat Laut China, tepatnya di provinsi Shaanxi. Kota dari zaman neolitik ini merupakan yang terbesar di antara sejenisnya di China.

Dilansir dari Xinhua, Rabu (31/10/2012), kesimpulan tersebut diperoleh setelah lebih dari 40 arkeolog meneliti reruntuhan Shimao di Shenmu County dan mengukur ukuran kota bantu kuno yang berusia 4.000 tahun itu.

"Kota ini memiliki dinding batu yang menakjubkan dan kami telah menggali sejumlah besar batu giok yang diukir. Ini menunjukkan peran penting kota tersebut bagi peradaban awal di China," terang kepala Archaeological Society of China Zhang Zhongpei.

Reruntuhan Shimao pertama kali ditemukan pada 1976 dalam bentuk sebuah kota kecil. Sementara itu, petugas arkeologi lokal melakukan sebuah survei menyeluruh pada tahun lalu. Hasilnya mengungkap penemuan dinding-dinding kota yang lain.

Kota tersebut ditemukan memiliki struktur dalam dan struktur luar. Tembok yang mengelilingi kota tersebut memiliki struktur dalam dan struktur luar. Sementara dinding yang mengelilingi bagian luar kota merentang seluas 4,25 kilometer persegi.


Read More..