Tampilkan postingan dengan label tidak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Februari 2014

10 Pertanyaan Yang Tidak Untuk Ditanyakan

10 Pertanyaan Yang Tidak Untuk Ditanyakan -Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang ingin kita tanyakan pada orang dekat kita. Tetapi kita juga harus mengerti apakah pertanyaan tersebut pantas untuk ditanyakan atau tidak. Karena jika kita salah kata maka akan membuat hal negatif tentunya. Terdapat 10 Pertanyaan Yang Tidak Untuk Ditanyakan, ini dia pertanyaan tersebut :


1. Boleh aku cium?

Sepertinya sopan, namun pertanyaan ini membuat pria Anda nampak seperti remaja yang baru belajar pacaran sehingga gairah Anda pun langsung hilang seketika.

2. Apa Ente mau kencan denganku?

Pertanyaan ini menunjukkan rasa tidak percaya diri dan wanita lebih suka pria yang bisa memimpin dan memegang kendali, dengan cara yang menyenangkan. Menggambarkan acara atau tempat menarik yang akan dia kunjungi, kemudian mendorong Anda untuk ikut. Sepertinya pria ini lebih menantang.

3. Lebih nyaman mana, Mercedes seri S atau seri E?

Mengajukan pertanyaan yang sebenarnya untuk memamerkan kekayaan adalah sangat-sangat memuakkan. Kecuali Anda memang tipe wanita yang mudah dibuat terpesona dengan kekayaan, pertanyaan ini membuat wanita serasa bisa ditaklukkan dengan mudah hanya karena harta.

4. Malam ini kita ke mana?

Well, sebagai kalimat pembuka, pertanyaan ini tak masalah. Asal saat Anda tidak memiliki tujuan, dia dengan sigap menawarkan suatu tempat untuk melewatkan malam berdua. Jika si pria terus bertanya dan memaksa Anda menentukan tempat, berarti pria tersebut tidak romantis

5. Apa Ente suka gayaku?

Jika dia sendiri tidak tahu gayanya sudah oke atau belum, lalu apa yang bisa Anda sukai? Pertanyaan ini menunjukkan rasa kurang percaya diri, dan membuat Anda harus menemukan kekurangan dalam gayanya. Tentu tidak nyaman bukan?

6. Kenapa lama sekali membalas pesanku?

Pertanyaan ini tidak pantas diajukan oleh pria karena, pertama, membuat Anda merasa bersalah; kedua, menunjukkan dia merasa terancam; ketiga, menunjukkan bahwa dia terobsesi dengan Anda.

7. Sudah berapa pria yang tidur denganmu?

Untuk apa dijawab? Itulah yang muncul di benak sebagian wanita. Pertanyaan ini hanya untuk memuaskan ego pria, dan hanya satu jawaban yang ingin dia dengar, yaitu aku belum pernah tidur dengan pria.

8. Kencan berikutnya, bagaimana kalau...?

Kencan pertama belum berakhir, dia sudah merencanakan kencan berikutnya. Padahal belum tentu Anda mau! Pertanyaan tentang kencan berikutnya akan membuat Anda sulit menjawab ketika Anda tidak tertarik dengan pria tersebut.

9. Besok pagi aku telpon lagi ya?

Oops.. kenapa pria ini mengatakannya pada Anda? Apakah dia takut Anda akan mengabaikan teleponnya? Pertanyaan ini membuat ilfil karena wanita suka kejutan dan rasa percaya diri dari pria.

10. (...) itu sering ngajak Ente keluar?

Bertanya tentang teman pria Anda, apalagi jika dia tidak mengenal teman Anda, tentu sangat mengganggu. Pertanyaan ini menunjukkan rasa tidak percaya diri si pria, rasa posesif dan cemburu yang berlebihan.
Read More..

Selasa, 31 Desember 2013

Kerajaan Tidak Cadang Mansuh Subsidi Petrol


KUALA LUMPUR – Kerajaan tidak bercadang memansuhkan pemberian subsidi petrol kerana kerajaan masih mampu untuk menanggung subsidi bahan itu.

Timbalan Menteri Kewangan Datuk Ahmad Maslan berkata sebaliknya kerajaan akan memastikan langkah rasionalisasi bahan bakar itu dapat dinikmati oleh golongan sasar.

“Kita tidak pernah bercadang memansuhkan secara keseluruhan subsidi minyak selagi kerajaan mampu menanggungnya,” katanya ketika menjawab soalan Datuk Bung Moktar Radin (BN-Kinabatangan) di Dewan Rakyat di sini hari ini.

Bung Moktar ingin tahu sama ada kerajaan sedia memansuhkan keseluruhan subsidi bahan bakar dan menggantikan pemansuhan itu dengan kenaikan bayaran Bantuan Rakyat 1Malaysia (BR1M).

Katanya, langkah rasionalisasi subsidi akan dilaksanakan secara berperingkat dengan membuat pertimbangan termasuk mengambil kira bebanan rakyat dan bukan dilaksanakan secara tergesa-gesa.

Terdahulu menjawab soalan Alice Lau Kiong Yieng (DAP-Lanang), Ahmad berkata kerajaan telah mengambil beberapa langkah penguatkuasaan bagi membendung kegiatan penyeludupan diesel bersubsidi.
Antara langkah yang diambil ialah mengeluarkan arahan kepada semua stesen minyak jualan diesel untuk tangki kenderaan sahaja tanpa melalui bekas atau tong kecuali atas kebenaran pengawal iaitu melalui Permit Barang Kawalan; stesen minyak dalam lingkungan 50 kilometer dari sempadan hanya dibenar menjual 20 liter minyak kepada kenderaan asing selaras dengan Larangan Eksport di bawah Peraturan-peraturan Kawalan Bekalan (Larangan Eksport) 2011.

Selain itu, kerajaan juga mengadakan tindakan bersepadu dengan agensi penguatkuasaan seperti Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM), Pasukan Gerakan Am (PGA), Unit Pencegahan Penyeludupan (UPP), Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM).

Kerajaan juga menempatkan Rela di 45 stesen minyak di empat negeri bersempadan untuk membendung pengaliran diesel bersubsidi ke Thailand dan mengarahkan semua syarikat pengeluar minyak menghantar maklumat belian oleh stesen-stesen minyak secara harian sebagai langkah pemantauan terhadap stesen minyak yang membuat pembelian diesel dalam kuantiti yang meragukan. – BERNAMA
Read More..