Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Maret 2014

Jom Jayakan Multaqa Ulama Se Malaysia

SALAM PERJUANGAN 
SELAMAT DATANG
KEPADA PERWAKILAN DAN PEMERHATI 
 KE 
MULTAQA ULAMAK SE-MALAYSIA 
DI KOMPLEKS PAS KEDAH BATU 9
ESOK 
14.9.2013
8 PAGI - 12 MALAM 
TERBUKA KEPADA SELURUH PEJUANG ISLAM 
SEBAGAI PEMERHATI 
CERAMAH PERDANA 
SEMPENA MULTAQA ULAMA SE MALAYSIA 
14.9.2013
JAM 9.00 -12.00 MALAM 
Syeikh Zainul Asri selaku setiausaha Dewan Ulama PAS Kedah
menyeru supaya agar kita para perjuang Islam sama-sama jayakan Multaqa Ulama Se Malaysia 
14.09.2013 esok.


Read More..

Minggu, 16 Februari 2014

Blog Papar Gambar Gadis Muda Seksi Malaysia


Sebuah blog didapati menyiarkan gambar-gambar gadis muda seksi yang didakwa dari Malaysia.

Blog menggunakan link sweetyoungmalaysiangirls.blogspot itu menghimpunkan gambar-gambar yang tidak mendapat kebenaran malah tidak diketahui penyebarannya oleh pemilik asal.

Kesemua gambar dipilih merupakan gadis remaja yang mengenakan pakaian seksi.

Antara sumber gambar tersebut yang dikenalpasti adalah laman myasiannudist.tumblr.com/ dan asians-in-swimgerie.blogspot.com/.

Tinjauan kami bagaimanapun mendapati, laman blog ini sudah pun ditutup.

Apa pun, blog sweetyoungmalaysiangirls.blogspot bukan laman baru yang melakukan perkara serupa ini.

Sudah banyak blog dan Facebook yang meraih pengunjung dengan menggunakan gambar-gambar seksi artis tempatan mahu pun wanita Malaysia yang dicuri dan diambil daripada media sosial apabila pemiliknya tidak meletakkan aturan privasi yang ketat pada akaun siber peribadi mereka.

Cara untuk mengatasi perkara ini daripada berterusan, laporkan kepada SKMM atau sebaik-baiknya, jangan mengepos gambar atau berkongsi aksi anda dalam keadaan yang mengaibkan untuk ditatap semua orang, senang bukan? – REM RAMZI

Sumber: Forum lowyat.net
Read More..

Selasa, 11 Februari 2014

Punca Jerebu Kebakaran Hutan Kian Parah Indonesia Alu Alukan Bantuan Malaysia Dan Singapura

Menteri Kehutanan Indonesia akhirnya mengalu-alukan mana-mana pihak dari Malaysia atau Singapura yang  berhasrat untuk membantu mereka memadamkan kebakaran hutan di Riau. Ini membatalkan ungkapan seorang pegawai kerajaan Indonesia sebelum ini yang menyelar campurtangan Singapura dalam soal bantuan memadamkan kebakaran yang terjadi di Riau.

Sehingga semalam, bilangan titik panas telah meningkat dengan melampau dari 192 kelmarin kepada 1403 semalam. Singapura dan Muar mencatat IPU berbahaya hari ini dengan masing-masing 371 dan 383.


Kamis, 20/06/2013 16:51
WIB Menhut: Silakan Singapura Bantu Padamkan Api di Riau
Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Kebakaran lahan di Riau mengakibatkan asap tebal hingga ke negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mempersilakan negara tetangga jika ingin membantu memadamkan api di lahan gambut tersebut.

"Kita juga terbuka kalau Malaysia dan Singapura ingin ikut memadamkan lahan gambut, ya silakan," ujar Zulkifli Hasan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).

Terkait dengan protes dari Singapura akibat kabut asap yang menyelimuti negara singa tersebut, Zulkifli menilai hal itu wajar. Diharapkan protes itu dilakukan dengan cara yang tepat.

"Negara tetangga kita Singapura protes, karena banyak asap yang ganggu di sana yang dikatakan di ambang batas. Protes mereka itu wajar, kita juga akan lakukan hal yang sama, tetapi sebagai negara sahabat, protes itu sampaikanlah dengan cara-cara yang tepat dan pas," jelasnya.

Saat ini terdapat lebih dari 100 titik api di Riau yang menyebabkan asap tebal meluas ke Singapura dan Malaysia. 80 Persennya terdapat di areal perkebunan yang kebanyakan merupakan lahan gambut. Titik api itu disinyalir timbul karena dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan. Jika ini benar, Zulkifli meminta pelakunya ditindak tegas.

"Tadi kami pagi rapat di Kemenko Kesra. Di situ ada 100-an lebih titik api, 80% itu di area pertanian dan perkebunan, di area hutan itu kira-kira 20% saja," ujar Zulkifli.

"Kalau ada yang disinyalir kebakaran akibat pembukaan lahan dengan cara membakar atau land clearing, kalau memang ada, kita minta aparat untuk tindak tegas," tambahnya.
Read More..